Apa Kata Ahli tentang Torbangun

Gambar terkait

Nama Latin : Coleus Amboinicus Lour
Kandungan : Zat besi ,karotenoid, karminatif, laktagoga ( pelancar ASI ), forskolin.
Manfaat : Daunnya sanggup melancarkan ASI bagi ibu menyusui, umbi punya kandungan foskolin untuk merangsang ereksi, persentase zat besi sanggup tingkatkan stamina dan pembentukan sel darah merah ( eritrosit ).

Indonesia punya tanaman herbal yang udah digunakan sejak terhadap zaman dahulu bikin menghadapi segala penyakit maupun cuman bikin memelihara kesegaran tubuh. didalam pemanfaatan daun herbal ini di nilai efektif dan enggak menyebabkan dampak samping terutama waktu dikonsumsi terhadap jangka waktu yang memadai lama. perihal seperti ini tentu menjadi sebuah alasan untuk mereka yang suka konsumsi obat herbal daripada obat-obat yang diproduksi pabrik. tidak benar satu semacam tanaman yang banyak digunakan ialah daun bangun bangun.

Saran pemanfaatan :
1. Orang Batak memasaknya menjadi masakan gulai, dimasak bersama daging ayam.
2. Tumis : Siapkan bumbu : bawang merah, bawang putih, cabe rawit. Iris tidak tebal bumbu- bumbu, kemudian ditumis sampai harum. Tambahkan garam secukupnya. Masukkan daun bangun – bangun yang udah dicuci dan diremas sebentar untuk mengurangi rasa getir dan menjaga warna hijau daun. Masak jangan sangat lama. Santap tumis ini bersama nasi hangat dan lauk yang digoreng.
3.Umbi sanggup digunakan bersama langkah dikeringkan kemudian diseduh seperti teh
Tanaman torbangun (Coleus amboinicus Lour) umumnya dikonsumsi untuk memperlancar air susu ibu (ASI). Profesor Rizal Damanik menyebut, tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia itu berkhasiat membuat sembuh penyakit diabetes melitus.

Pakar gizi Institut Pertanian Bogor itu menyebutkan khasiat tanaman torbangun didalam seminar nasional kesegaran mengenai pencegahan penyakit bersama manfaatkan potensi sumber daya alam untuk penyakit degeneratif, sebagian waktu lalu.

Dijelaskannya, khasiat torbangun diketahui sehabis dikerjakan penelitian terhadap tikus.

Tanaman torbangun udah dianggap pemerintah lewat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 6 Tahun 2016 sebagai herbal asli Indonesia.

Ilmuwan yang memadai lama meneliti fungsi tanaman torbangun menganjurkan, tanaman itu tetap dikembangkan supaya lebih dikenal penduduk sebagai obat tradisional.

Di daerah Sumatera Utara, tanaman ini dikenal bersama nama bangun bangun atau torbangun, tetapi di daerah Sunda, daun bangun bangun dikenal bersama nama ajeran atau acerang, di daerah Jawa dikenal bersama nama daun kucing, di Madura daun kambing, dan majha nereng. Di daerah Bali dikenal bersama nama iwak dan di daerah Timor dikenal bersama nama kunu etu.

Dikutip dari daunbangunbangun.com, Secara makroskopis, tanaman daun bangun bangun atau torbangun melancarkan asi punya ciri batang berkayu lunak, beruas-mas dan berupa bulat, diameter pangkal ± 15 mrn, sedang ± 10 mm dan ujung ± 5 rnm. Daun tanaman ini tunggal, helaiannya bundar telur, panjang helaiannya ± 3,5-6 cm, pinggirnya agak berombak bersama panjang tangkai ± 1,5-3 cm, dan tulang dam menyirip. Tanaman bangun bangun tumbuh secara liar, jarang berbunga, tapi mudah sekali dikembangbiakkan bersama stek dan cepat berakar di didalam tanah yang gembur.

Tanaman torbangun merupakan tanaman daerah tropis yang daunnya punya aroma spesifik supaya dikenal sebagai tanaman aromatic. Tanaman ini banyak ditemukan di India dan Ceylon dan Afrika Selatan, punya bunga yang bentuknya tajam dan punya kandungan minyak atsiri supaya disebut termasuk Coleus aromaticus. Tanaman ini termasuk sanggup dijumpai nyaris di semua lokasi Indonesia bersama nama yang berbeda-beda.

Torbangun Leaves