Berawal dari Jual Bibit dan Pohon Pule

Berawal dari Jual Bibit dan Pohon Pule

Berawal dari Jual Bibit dan Pohon Pule

 

Berawal dari mulai banyaknya komunitas-komunitas di beberapa daerah, muncul keinginan pak Tony Surya Widianto untuk mendirikan Komunitas pedagang tanaman di Kota Kediri. Bersama keempat rekannya, ia mulai merintis berdirinya komunitas itu pada tahun 2012 silam. Tidak mudah membentuk komunitas pedagang tanaman. Apalagi saat itu nama tanaman belum terlalu bergaung di Kediri. Selain itu anggota yang nantinya bergabung didalamnya harus memiliki kemampuan menjual secara langsung di depan banyak pembeli. Bapak Tony bersama empat rekannya berusaha membentuk komunitas pedagang khusus Jual Bibit dan Pohon Pule. Pak Tony sedikit demi sedikit mulai memperkenalkan komunitas pedagang di Kediri. Saat itu mereka menggelar pameran pohon pule di Simpang Lima Gumul.

Tempat tersebut dipilih lantaran banyak pengunjung SLG yang melintas, sekaligus tidak memerlukan biaya alias gratis. Perjuangan yang berat dirasakan oleh para perintis komunitas tersebut. Namun kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta tanaman di kediri. Kita awalnya dulu di sekitar SLG. Banyak orang yang menghadiri pameran tersebut. Namun, keinginan kuat untuk melahirkan sebuah komunitas pedagang tanaman di Kediri tetap menjadi tujuan mereka. Hingga akhirnya mereka memberanikan diri membuka pameran tanaman khusus pohon pule di wilayah Kota Kediri. Bisa dikatakan, itulah awal dikenalnya komunitas pedagang tanaman di Kediri. Dari yang awalnya hanya segelintir pengunjung pameran yang hanya datang saja, semakin lama semakin banyak pengunjung yang penasaran akhirnya kembali dan ingin menyaksikan pameran khusus Jual Bibit dan Pohon Pule ini. Lokasi SLG yang awalnya sepi akhirnya mendadak ramai oleh pengunjung. Hingga akhirnya pecinta tanaman membeli bibit dan pohon pule kepada para anggota komunitas pedagang tanaman tersebut. Meski sudah gelar pamerannya, tidak sepeserpun rupiah yang mereka terima. Namun, lantaran niatan mereka adalah untuk memperkenalkan komunitas pedagang tanaman bagi masyarakat, mereka rela dan melakukannya dengan senang hati. Agar mereka dapat saling mengenal satu sma lain dengan pedagang yang ada di luar sana dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli pohon pule.

Baru sekitar tahun 2014, satu demi satu anggota mulai bertambah. Hingga saat ini, jumlah anggotanya sekitar dua puluh orang. Bahkan ada yang merupakan pasangan suami istri. Anggota komunitas tersebut tidak terbatas usia. Bahkan, anggota termuda yang saat ini masih bergabung masih berumur tiga puluh enam,tahun. Pameran Jual Bibit dan Pohon Pule mereka pun akhirnya juga apresiasi oleh Bupati Kediri. Sehingga bisa semakin mengembangkan komunitas yang dinamai Pedagang tanaman pule Kediri. Harapan mereka adalah, dengan adanya komunitas Pedagang tanaman pule Kediri, selain bisa memperkenalkan tanaman pule, juga bisa menjadi tambahan penghasilan bagi anggotanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *