Berikut Ini Adalah Tata Cara Menguburkan Jenazah Yang Benar

Disunnahkan jenazah dibawa oleh 4 orang laki-laki, pejalan kaki berada di depan & belakangnya, & yg berkenderaan berada di belakangnnya. Jika pemakaman jauh atau tersedia kesulitan, tdk mengapa dibawa kendaraan (mobil).
Jenazah muslim dimakamkan di pemakaman kaum muslimin, laki-laki atau perempuan, besar atau kecil. Dan tdk boleh dimakamkan di dalam masjid & tdk boleh pula di pemakaman kaum musyrikin & semisalnya. Tetapi jika anda mengalami kesulitan untuk tempat pemandian jenazah maka anda bisa langsung kunjungi saja http://pemandianjenazah.net


Kubur harus digali dalam-dalam, diluaskan, diperbaiki. Apabila udah hingga bagian bawah kubur, digalilah padanya yg mengarah kiblat satu tempat sekadar di tempatkan mayit padanya, dinamakan lahad. Ia lbh utama berasal dari pd syaqq. Dan yg memasukkannya membaca: ‘Bismillah wa ‘ala millati rasulillah'(dengan nama Allah Subhanahu wa ta’ala & atas agama Rasulullah )
Diharamkan membangun di atas kubur, mengapur & menginjaknya, shalat di sampingnya, menjadikannya masjid & lampu-lampu atasnya, menghamburkan bunga-bunga di atasnya, thawaf (berkeliling) dengannya, menulis atasnya, & menjadikannya sbg hari raya.

Tidak boleh membangun masjid di atas kubur & tdk boleh menguburkan jenazah di dalam masjid. Jika masjid itu udah dibangun sebelum saat dimakamkan, kubur itu diratakan, atau digali kalau masih baru & dimakamkan di pemakaman umum. Jika masjid dibangun di atas kubur, mampu jdi masjid yg dibongkar & mampu jdi wujud kuburan yg dihilangkan. Dan tiap tiap masjid yg dibangun di atas kuburan, tdk boleh dilakukan shalat fardhu & shalat sunnah di dalamnya.

Sunnah bahwa kubur digali dgn kedalaman yg membatasi keluar bau darinya & galian binatang buas. Jika bagian bawahnya bersifat lahad seperti yg disebutkan diatas, itulah yg lbh utama. Atau Syaqq: yakni digali di dasar kubur satu galian di tengah, di tempatkan mayat padanya, lantas dipasang bata atasnya, lantas ditutupi.
Sunnah menguburkan jenazah di siang hari & boleh menguburkan di malam hari.

Tidak boleh di masukkan ke dalam satu liang kubur lbh berasal dari satu jenazah kalau sebab terpaksa, seperti byk nya yg terbunuh & sedikit yg memakamkan mereka. Didahulukan di lahad yg lbh utama berasal dari mereka. Tidak direkomendasi bagi laki-laki menggali kuburnya sebelum saat ia meninggal dunia.

Boleh memindahkan jenazah berasal dari kuburnya ke kubur yg lain, kalau tersedia maslahat utk mayit, seperti kuburannya yg digenangi air atau dikuburkan di pemakaman orang-orang kafir & semisalnya. Kuburan adl negeri orang-orang yg udah mati, tempat tinggal mereka, & tempat saling ziarah di pada mereka, & mereka udah mendahului kepadanya, maka tdk boleh menggali kubur mereka kalau utk keperluan mayit.

laki laki yg bertugas menurunkan jenazah di kuburnya, bukan perempuan, para wali mayit lbh berhak menurunkannya. Disunnahkan memasukkan jenazah di kuburnya berasal dari sisi 2 kaki kubur, lantas dimasukkan kepalanya secara perlahan di dalam kubur. Boleh memasukkan mayit ke dalam kubur berasal dari arah mana pun. Dan haram mematahkan tulang mayit.

Perempuan tdk boleh mengikuti jenazah, sebab mereka memililki pembawaan lemah, perasaan yg halus, keluh kesah, & tdk tabah menghadapi musibah, lalu keluar berasal dari mereka ucapan & kelakuan yg diharamkan yg bertolak belakang dgn pembawaan sabar yg diwajibkan.
Disunnahkan bagi keluarga mayit berikan isyarat di kuburnya dgn batu & semisalnya, agar ia memakamkan yg meninggal berasal dari keluarganya & ia mengenal dgn isyarat itu kubur yg meninggal berasal dari keluarganya.

Barang siapa yg meninggal dunia di sedang laut & dikhawatirkan berubahnya, ia dimandikan, dikafani, dishalatkan, & ditenggelamkan di air.
Anggota tubuh yg terpotong berasal dari seorang muslim yg masih hidup sebab sebab apapun, tdk boleh membakarnya, tdk dimandikan & tdk dishalatkan. Tetapi dibalut pd sepotong kain & dikuburkan di pemakaman.

dan pastinya anda akan sangat membutuhkan keranda jenazah untuk sarana mengantarkan si mayit kekuburan, tetapi anda tidak perlu bingung,,!! segeralah kunjungi http://pemandianjenazah.net/kain-penutup-keranda-jenazah

Dianjurkan berdiri bagi jenazah jika sedang lewat, & siapa yg duduk tdk tersedia dosa atasnya.
Disunnahkan duduk jika jenazah di tempatkan & sementara pemakaman, & kadang kala disunnahkan mengingatkan yg datang dgn kematian & yg sesudahnya.

Disunnahkan sehabis menguburkan mayit agar orang yg datang berdiri di atas kubur & mendoakan keputusan untuknya, memohon ampunan baginya & menghendaki kpd orang-orang yg datang agar memohon ampunan untuknya & tdk mentalqinnya, sebab talqin tersedia sementara menjelang wafat sebelum saat mati.