Cara Merawat Tanaman Supaya Nggak Cepat Layu

Cara Merawat Tanaman Supaya Nggak Cepat Layu

Bagi kalian yang senang berkebun, aktivitas dan cara merawat tanaman bisa menjadi hobi yang paling asyik untuk dijalani. Bayangkan, dimulai dari membeli benih, menanam dan merawat, pasti ada kepuasan tersendiri dari cara merawat tanaman yang efektif  hingga menghasilkan kebun yang subur dan berbunga wangi. Pasti senang dong jika anda tidak perlu repot ke pasar karena ada tanaman menghasilkan di rumah?

baca juga : Jual bibit tanaman unggul

Tapi apa jadinya bila hobi berkebun malah membawa stres karena tanaman sering layu dan tidak berkembang dengan baik. Frustrasi, sedih dan putus asa bisa saja membuat anda meninggalkan hobi berkebun. Bisa jadi, cara merawat tanaman kamu salah. Makanya, anda perlu tahu cara merawat tanaman yang baik supaya hobi berkebun tetap berjalan, manfaat kesehatan dan produksi juga tetap bisa anda nikmati.

  1. Melakukan Teknik Penyiraman Air Yang Tepat

Pada dasarnya, cara merawat tanaman sangat bergantung pada jenis tanaman yang anda miliki, termasuk juga untuk tenik penyiraman air yang tepat. Jadi, supaya anda semakin tanggap dalam cara merawat tanaman, ada baiknya anda mencari tahu kebutuhan air yang diperlukan oleh jenis tanaman milikmu.

Penyiraman air yang terlalu sedikit biasanya akan menyebabkan tanaman menjadi kekeringan dan mati. Sebaliknya, cara merawat dengan menyiram terlalu banyak malah akan menimbulkan pembusukan pada akar.

  1. Memberikan Sinar Matahari Secara Merata

Cara merawat tanaman yang kedua setelah memberikan air adalah dengan mengekspos tanaman pada sinar matahari. Tanaman membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis, bahkan tanaman indoor juga butuh sinar matahari secara langsung sesekali. Tetapi, sama dengan manusia, sinar matahari yang berlebihan bisa jadi cara merawat tanaman yang salah, karenakan tanaman milikmu bisa kekeringan, terbakar, dan layu.

Prinsipnya, cara merawat tanaman dengan bantuan sinar matahari paling ideal adalah dengan mengetahui kebutuhan eksposur sinar matahari. Kebun sayur dan buah-buahan biasanya membutuhkan sekitar 6 jam sinar matahari secara langsung. Sedangkan tanaman biasa cukup diberikan sekitar 3-4 jam setiap harinya.

Berbeda lagi dengan tanaman yang memang bisa tumbuh tanpa banyak paparan sinar matahari seperti kaktus dan tanaman sukulen, atau pakis dan tanaman sejenisnya yang hanya membutuhkan sekitar 2 jam paparan sinar matahari setiap hari.

  1. Kontrol Suhu & Kelembapan yang Pas

Apapun jenis tanaman milikmu, sayur, buah- buahan, bunga atau tanaman hias semuanya pasti membutuhkan suhu & tingkat kelembaban yang pas sebagai rutinitas cara merawat tanaman yang baik. Anda harus rajin mencari tahu suhu dan kelembapan sesuai dengan jenis tanaman yang anda miliki supaya tanaman tidak tumbuh pada cuaca atau lokasi yang salah. Memilih tanaman harus dimulai dari pemilihan jenis tanaman yang hanya sesuai dengan iklim dan kondisi tanah yang kamu miliki.