Inspirasi Modif Motor Antik Untuk Kamu Pilih

Bagi yang selalu update berita otomotif, khususnya untuk motor, pasti Anda sudah mengetahui bahwa motor produksi tempo dulu kini menjadi primadona di kalangan anak muda. Bahkan banyak dari mereka yang memodifikasi motor tua dengan tampilan kekinian. Selain itu, mereka juga melakukan custom agar kemampuannya menjadi lebih optimal.

Tak ada salahnya melakukan modif motor antik, karena setiap orang punya style dan selera yang berbeda. Hanya saja cukup sulit untuk mencari motor kualitas jaman dulu yang masih memiliki performa yang maksimal. Langka memang, sekalipun ada banderolannya tak murah, belum lagi ada biaya perbaikan mesin dan upgrade tampilan yang harus dikeluarkan. Namun, bagi orang-orang begitu mencintai motor antik, itu bukanlah sebuah masalah yang besar.

Sudah punya koleksi motor antik, tapi kurang puas dengan tampilan yang dimilikinya? Cobalah untuk mengaplikasikan beberapa inspirasi modif motor antik di bawah ini!

 

Modifikasi Ala Flat Track

 

Agar motor antik tak monoton dengan gaya retro yang dimilikinya, cobalah lakukan proses modifikasi ala flat track. Caranya, dilakukan dengan menggunakan tangki bahan bakar berukuran kecil dan menggunakan buntut meruncing ke atas.

 

Modifikasi Ala Street Tracker

 

Bagi yang hendak menjadikan motor antik dengan konsep modif street tracker bisa dilakukan dengan mencontek desain dari Suzuki TS, Yamaha DT dan Honda XL.

Modifikasi Ala Jap’s Style

 

Inspirasi desain motor antik dari konsep jap’s style bisa dilakukan dengan mengubah tangki besinnya dengan tangki berukuran kecil dan berdesain simple. Bagian tempat duduk pengendara harus dibuat lebih tipis sebagai single seater. Untuk memaksimalkannya, tambahkan stang semi hanger dan lampu mungil di bagian depan-belakang.

 

Modifikasi Ala Cafe Racer

 

Bisa banget, jika kendaraan antik kamu diaplikasikan dimodifikasi ala motor cafe racer. Ada tiga pilihan konsep yang dipilih, diantaranya adalah full fairing, half fairing dan naked fairing. Sebab, yang hendak ditonjolkan adalah penggunaan stang jepit paha, tangki ramping memanjang, jok rendah dan terdapat buntut belakang yang melengkung ke atas.

 

Modifikasi Ala Street Fighter

 

Pada awalnya modifikasi bergaya street fighter menggunakan desain full fairing, namun karena sering terjadi kecelakaan hingga kerusakan di bagian fairing, akhirnya konsepnya dibuat telanjang / tanpa fairing. Secara otomatis yang ditonjolkan pada modif street fighter adalah bagian mesin, stang flat dan pemakaian lampu bergaya elegan.

 

Modifikasi Ala Fighter

 

Modif style bernuansa desain bergaya eropa, yakni pemakaian single seater, ekor buntung, stang terbalik dan penggunaan ban berukuran lebar.

 

Modifikasi Ala Chopper

 

Modifikasi jenis ini sering diaplikasikan untuk Moge, bisa juga untuk diterapkan pada Moge antik yang kamu punya. Keserasian yang ditampilkan adalah bentuk mesin berukuran besar yang terlihat dari samping. Kemudian fork depan dan bagian rangkanya didesain memanjang. Bagian lingkar ban dibuat lebih besar dari ban dan bagian stang ditinggikan.

 

Modifikasi Ala Bobber

 

Modifikasi ala motor bobber tak beda jauh dengan chopper, namun pada modif bobber dibuat dengan sasis standar. Pasalnya, tampilan yang hendak ditonjolkan adalah bagian roda ban depan-belakang yang dibuat lebih besar gendut.

 

Modifikasi Ala Trail

 

Untuk bisa mendapatkan kesan tampilan trail dalam modif motor antik bisa dilakukan pada bagian kaki-kakinya, yakni menggunakan ring berukuran besar, ban dari model kembang tahu, knalpot undertail dan stang flat. Tampilan tersebut harus dimaksimalkan dengan peningkatan kemampuan torsi.

 

Modifikasi Ala Supermoto

 

Konsep desainnya sama seperti aliran motor trail, hanya saja ban yang digunakan adalah ban khusus jalanan beraspal dengan kelengkapan velg 17.

Semua pilihan inspirasi modif motor antik tersebut cocok untuk kamu aplikasikan. Namun, biaya yang dikeluarkan untuk proses modifikasinya tidaklah sama, sehingga pilih saja yang sesuai style karakter yang kamu miliki.