Kisaran Biaya Ganti Oli Mobil Di Bengkel

Jika bahan bakar bisa dikatakan sebagai makanan suatu kendaraan, mungkin keberadaan dari oli bisa dianggap sebagai minumannya. Walaupun sebenarnya tidak sesimple itu, karena oli dijadikan sebagai pelumas mesin untuk meminimalisir terjadinya gesekan antar komponen mesin. Di samping itu, oli juga diciptakan sebagai pelindung mesin yang sekaligus mencegah terjadinya proses korosi atau pengaratan.

Tak hanya itu saja, fungsi oli sangat penting sekali untuk mesin kendaraan khususnya untuk mobil. Sebab, oli juga berfungsi sebagai pembersih mesin dan juga sebagai pendingin mesin. Dengan fungsinya yang banyak sekali, maka wajar bila biaya ganti oli mobil lumayan mahal, apalagi prosesnya harus dilakukan secara rutin dan berkala.

Secara matematis, penggantian oli harus dilakukan apabila indikator speedometer berada pada setiap selisih 5.000 km. Namun, beda lagi untuk mobil bekas yang bisa melakukan penggantian setiap 3.000 km.

Pilihan yang paling tepat adalah pergi ke bengkel langganan untuk melakukan servis oli mesin mobil. Namun jika memungkinkan, Anda bisa melakukan servis pengecekan dan penggantian oli mobil sendiri sesuai dengan petunjuk yang tertulis di Buku Panduan Servis Mobil.

Apabila dirasa tak punya banyak waktu luang yang cukup untuk menggantinya sendiri, maka bawa ke bengkel dan percayakan tugas tersebut kepada montir kepercayaan Anda. Lantas, berapa biaya ganti oli mobil di bengkel?

Biaya dikeluarkan bervariasi, tergantung pilihan jenis dan merek oli yang digunakan. Untuk servis penggantian oli mobil biasanya pihak bengkel akan menganjurkan Anda untuk memilih oli Shell Helix HX7, yang mana dari segi kualitasnya sudah terjamin sekali dapat melindungi dan juga dapat meningkatkan performa mesin.

Kalaupun dirasakan tidak cocok dengan pilihan rekomendasi pertama, pihak bengkel akan menggantinya dengan menggunakan oli dari Shell Helix HX8. Keduanya merupakan pilihan terbaik untuk diaplikasikan pada mesin mobil Anda, sehingga jangan ragu untuk mengaplikasikannya.

Setelah sudah menentukan jenis oli apa yang akan digunakan, pihak bengkel terlebih dahulu akan melakukan proses pengecekan untuk mengetahui apakah status oli mesin tersebut harus dikuras habis dan diganti dengan oli baru? Ataukah hanya cukup ditambahkan beberapa volume oli baru saja?

Dari proses itulah yang dijadikan penentu mengenai kisaran biaya ganti oli mobil yang harus Anda keluarkan nantinya. Jika servis oli mengharuskan Anda untuk menambah kapasitas oli dengan beberapa liter oli baru, maka harganya cukup murah. Semisal mobil Anda memerlukan tambahan sekitar 2 hingga 3 liter oli baru. Sementara, kisaran harga oli yang dipilih adalah Rp. 55.000,-. Anda hanya tinggal kalikan saja harganya dengan volume oli yang digunakan, sehingga kisaran yang harus dibayarkan adalah, Rp. 110.000,- s/d Rp. 165.000,-. Namun biaya tersebut belum termasuk biaya jasa servis montir.

Apabila Oli lama diharuskan dikuras habis, untuk diganti dan diisi menggunakan oli baru dengan ukuran volume yang lebih banyak. Ditambah lagi prosesnya cukup rumit dan memakan waktu lama, sehingga akan berimbas pada total biaya ganti oli yang lumayan mahal. Sebab, Anda bukan hanya harus membeli kapasitas oli yang digunakan, karena Anda pun juga harus membayar beberapa montir untuk melakukannya.

Pasalnya, proses kuras oli dan ganti oli mobil akan lebih cepat jika dilakukan lebih dari satu orang, sehingga Anda memang harus mengeluarkan anggaran terbaik untuk itu, yakni pada kisaran Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.800.000,- untuk sekali proses penggantian oli secara keseluruhan.

Apabila sudah mengetahui kisaran biaya ganti oli di bengkel, kenapa tak coba untuk menggantinya sendiri agar lebih irit pengeluaran.