Mekanisme Mengajukan KPR

Pilih Bank atau Perusahaan Pembiayaan Paling baik

Tentu saja program KPR di dukung adanya instansi perbankan atau perusahaan pembiayaan yang paling dipercaya. Pada intinya, jika Anda ikuti program KPR, Anda harus memiliki komitmen untuk mengakhiri pembayaran angsuran ini dalam tempo panjang. Tentu saja Anda tidak dapat asal-asalan pilih bank atau perusahaan pembiayaan tersendiri untuk ini. Semasing mempunyai trek record, rekam jejak serta kebijaksanaan program KPR sendiri-sendiri yang berkompetisi dalam memberi service. Anda dapat bertanya-tanya pada orang di seputar Anda atau penggelut property yang telah hapal secara baik ketentuan ajukan KPR.

Baca juga : Rumah KPR Murah di Tangerang

Jangan terpaku pada satu pilihan bank atau perusahaan pembiayaan saja, sebab Anda tidak tahu apa mengajukan KPR Anda diterima ataukah tidak. Bikinlah daftar kecil tentang tiga pilihan bank pertama yang akan Anda turuti bila kalau bank pertama menampik mengajukan KPR Anda. Teruskan ke bank ke-2, apabila memang tidak diterima , teruskan ke bank selanjutnya. Seiring berjalannya waktu, Anda akan pelajari beberapa bagian mana yang dipandang kurang pas buat beberapa pihak bank, serta Anda tetap meningkatkan peluang mengajukan KPR Anda diterima selanjutnya.
Sediakan Dokumen Kelengkapan Administrasi

Kelengkapan dokumen administrasi semestinya sudah disediakan sebelum ajukan ke bank atau perusahaan pembiayaan. Umumnya dokumen yang dibutuhkan dari calon konsumen rumah ialah KTP serta kartu keluarga, Akta Lahir, SKCK, NPWP, Buku nikah (buat yang sudah menikah), Slip upah, Surat info kerja (buat pegawai) serta Rekening koran tabungan 3 bulan paling akhir. Anda pun harus berumur minimum 21 tahun atau telah menikah untuk ajukan KPR. Selain itu, ketentuan ajukan KPR dari sisi dokumen kelengkapan dari rumah yang akan dibeli meliputi copy sertifikat tanah, copy izin membangun bangunan (IMB) serta copy surat sinyal jadi dari developer/penjual rumah yang mengatakan sudah setuju untuk jual rumah itu.

Appraisal

Saat semua dokumen barusan sudah selamat seleksi, Anda juga dipandang wajar memperoleh utang serta bank atau perusahaan pembiayaan akan meneruskan proses mengajukan KPR. Ini umumnya diketahui dengan tingkatan appraisal, serta sejumlah besar pengembang tidak memungut ongkos untuk ini karena faksi peminjam yang sudah menyepakati harga rumah itu. Tetapi bila rumah itu ialah sisa atau pengembang tidak bekerja bersama dengan bank, umumnya faksi bank akan mengirim petugas untuk lakukan appraisal singkat pada rumah yang Anda meminati itu serta memastikan harga jadi nilai agunan. Serta butuh diingat jika proses appraisal ini masih dipakai ongkos tersendiri sesuai dengan kebijaksanaan bank, terkecuali bank syariah yang jarang-jarang memungut ongkos layanan ini.

Interviu

Saat dua point awalnya sudah dituntaskan secara baik, ketentuan ajukan KPR selanjutnya dengan masuk proses interviu dengan tatap muka dengan faksi bank atau perusahaan pembiayaan. Anda bisa memandang step ini jadi survey kelanjutan dari faksi bank pada Anda jadi faksi pengaju KPR, dimana prosesnya bisa jadi berlainan dari bank yang satu ke bank yang lain. Serta seperti proses interviu yang lain, Anda harus tampilkan perform optimal serta jujur untuk jawaban berkaitan keadaan keuangan, otoritas dokumen serta loyalitas Anda mengakhiri KPR. Anda dapat juga memakai kesempatan kali ini untuk bertanya-tanya selanjutnya tentang proses KPR Anda itu, sebab Anda jadi pengguna service memiliki hak tahu perincian program sebelum betul-betul sampai pada step deal untuk transaksi ini.

Mengawali Proses Angsuran

Sesudah proses interviu diputuskan sukses, langkah selanjutnya ialah Anda butuh membayar uang muka atau down payment (DP) pada pengembang rumah sambil menanti keluarnya Surat Kesepakatan Kesepakatan Credit (SPKK). Sesudah Anda terima surat ini, awalilah cari tahu serta membayar layanan notaris untuk menetapkan akta credit sekaligus mengatur sertifikat-sertifikat penting rumah itu. Anda semestinya bisa lakukan serah terima kunci, walau sertifikat rumah sedang digenggam oleh bank atau perusahaan pembiayaan serta akan dikembalikan sesudah cicilan KPR lunas.